Hanifal Evaluasi Hasil Serap Aspirasi Warga Soal Jalan Rusak, Harga Singkong, dan Kebutuhan Sumur Bor

Bandar Lampung — Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Daerah Pemilihan Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Mesuji, Hanifal, menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat yang berhasil dihimpun selama masa reses tahap kedua, 23-30 Juli 2025.

Dia menyampaikan permasalahan utama yang disoroti warga mencakup infrastruktur jalan, fluktuasi harga singkong, serta kebutuhan dasar seperti sumur bor dan bibit pertanian.

Bacaan Lainnya

“Baik itu jalan nasional, provinsi, maupun jalan desa dan kabupaten, semuanya menjadi keluhan masyarakat. Dan hal itu sudah saya sampaikan bahwa saat ini Pemprov memang sedang fokus melakukan peningkatan jalan di berbagai lini,” ujar Hanifal di DPRD Lampung, Kamis (31/7).

Selain infrastruktur, masyarakat juga menyoroti persoalan harga singkong yang belum stabil. Menanggapi hal ini, Hanifal menegaskan bahwa Gubernur Lampung telah melakukan berbagai upaya maksimal untuk menstabilkan harga singkong di tingkat petani.

Keluhan lain yang muncul dari warga adalah terkait distribusi benih dan bibit pertanian. Hanifal meminta agar pemerintah hanya menyalurkan benih berstandar SNI yang benar-benar terbukti berkualitas di lapangan.

“Jangan sampai hanya karena berlabel SNI, lalu disalurkan ke masyarakat, tapi hasilnya tidak maksimal. Ini harus jadi perhatian,” ujarnya.

Warga juga mengusulkan pembangunan sumur bor, khususnya di masa kemarau, serta perbaikan fasilitas ibadah. Menurut Hanifal, aspirasi tersebut sebagian telah ia realisasikan secara pribadi, termasuk pembangunan tiga titik sumur bor di Kampung Gunung Timbul, Kampung Menggala Kota, Kampung Bugis Menggal dan bantuan rehab masjid di Kagungan Ratu Agung Tulang Bawang Udik dan Kampung Palembang.

“Biaya sumur bor biasanya sekitar Rp10–12 juta. Untuk bantuan rehab masjid dan mushola, rata-rata sekitar Rp7,5–10 juta. Ini bentuk komitmen saya untuk menepati janji kepada masyarakat,” jelasnya.

Dalam reses ini, juga dilakukan bantuan realisasi 70 tiang listrik beton beserta kabel yang diperuntukkan bagi masyarakat. Dalam kesempatan ini, pengerjaan langsung di tindak lanjuti sub rayon guna dilakukan pemasangan guna dialirkan ke masyarakat.

“Bantuan di berikan bagi masyarakat Tiyuh Tunas Asri dan Tiyuh Candra Kencana Tulang Bawang Tenggah, serta Tiyuh Gading Kencana,” ujar dia.

Hanifal juga menyampaikan bahwa Komisi II DPRD Provinsi Lampung, yang membidangi ekonomi dan pertanian, akan terus mengawal agar anggaran tahun 2025 dapat menyentuh langsung kepentingan masyarakat, khususnya untuk sektor pertanian dan bantuan produktif lainnya.(*)

Pos terkait